Senin, 21 Oktober 2013

peranan manager dalam pengelolaan manajemen informasi di perusahaan








Peranan Manager Dalam Pengelolaan Manajemen Informasi Di Perusahaan


Di susun oleh:
Nama  : Dewi Nuririan Cahayani
Kelas  : 3DA01
Npm   : 41211961


Daftar Isi
Daftar Isi ……………………………………………………………………………….. i   
Pendahuluan :
·         Latar Belakang  ………………………………………………………………     1
Pembahasan    :
·         Pengertian Manajer.…………………………………………………………     2
·         Manajemen Informasi ……………………………………………………….     2
·         Kepentingan Manajemen Informasi…………………………………………      2
·         Peran seorang manajer dalam sebuah perusahaan ………………………………………… 4
·         Peranan Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi        …………………………………                                                                         5

           
Kesimpulan  ……………………………………………………………………………7
Daftar Pustaka ……………………………………………………………………….      8









i


PENDAHULUAN
Peranan seorang manajer dalam suatu organisasi itu sangatlah penting karena keberadaan seorang manajer menjadi motivator bagi karyawan-karyawannya dan salah satu ujung tombak dari keberhasilan suatu organisasi. Salah satu tugas atau peran seorang majaner yaitu harus bisa mengatasi konflik yang ada dalam suatu organisasi yang dipimpinnya sehingga setiap konflik itu dapat diselesaikan dengan baik dan tidak ada yang merasa dirugikan. Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatannya guna mencapai sasaran suatu organisasi. Posisi manajer menjadi sangat krusial bila Direktur atau Deputy dan diharapkan mempunyai peranan dalam meningkatkan serta menjaga keseimbangan dalam suatu organisasi. Seorang manajer dalam melakukan tugasnya menjamin ketersediaan, keakuratan, ketepatan, dan keamanan informasi serta pengaturan organisasi yang baik serta dibutuhkan oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi, sekaligus meningkatkan eksistensi organisasi di tengah-tengah lingkungannya. Keberhasilan menjalankan tugas ini mensyaratkan manajer mempunyai kemampuan multi disiplin, seperti dalam bidang : teknologi, bisnis, manajemen, serta kepemimpinan.
Menjadi seorang manajer memang bukan perkara mudah,perlu betahun-tahun pengalaman dan jam terbang serta bidang keilmuan yang mencukupi yang bisa menjadikan ia pantas disebut dan diangkat menjadi seorang manajer. seorang manajer harus mampu untuk mengatasi masalah dan mampu untuk meramalkan kejadian yang akan terjadi bila sebuah keputusan diambil,namun tidak semua manajer itu berkerja selayaknya seorang manager,ada manajer yang hanya bisa menyuruh-nyuruh dan tidak mau dikoreksi apa bila dia salah dan tidak mau dikritik padahal pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau mendengarkan keluhan dari bawahanya.




ISI
PERAN MANAJER DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN INFORMASI di PERUSAHAAN
Pengertian Manajer.
Manajer adalah seorang yang memiliki tanggung jawab yang besar untuk seluruh bagian pada suatu perusahaan atau organisasi yang dipimpinnya dan harus mempunyai wawasan yang luas. Manajer memimpin beberapa unit bidang fungsi pekerjaan yang mengepalai beberapa sektor yang dipegangnya. Pada perusahaan yang berskala kecil mungkin cukup diperlukan satu orang manajer umum, sedangkan pada perusahaan atau organisasi yang besar biasanya memiliki beberapa orang manajer umum yang bertanggung-jawab pada area tugas yang berbeda-beda
Manajemen Informasi
Manajemen informasi sebagai suatu sumber mempunyai pola yang sama. Manajer bertanggung jawab untuk mengumpulkan data mentah dan memprosesnya menjadi informasi yang dapat digunakan. Ia harus memastikan bahwa orang yang ada dalam perusaahaan akan dapat menerima informasi dengan bentuk yang tepat., pada saat yang tepat pula, sehingga informasi tersebut dapat digunakan mendukung proses manajemen. Yang terakhir, manajer harus membuang informasi yang kuno, tidak lengkap, dan salah, dan menggantinya dengan informasi yang dapat digunakan. Semua aktivitas ini disebut manajemen informasi atau information management.
Kepentingan Manajemen Informasi
Minat terhadap manajemen informasi telah meningkat sejak tahun-tahun terakhir ini, yaitu tidak hanya dalam dunia bisnis, namun juga di semua bidang dimana saja. Dua alasan utama mengenai hal ini adalah karena meningkatnya kekompleksan tugas manajemen dan keinginan untuk menggunakan peralatan pemecahan masalah yang lebih baik.
a.       Meningkatnya kekompleksan tugas manajemen
Manajemen selalu merupakan tugas yang sulit, bahkan sekarang ini ia lebih sulit dibandingkan sebelumnya. Semua perusahaan yang termasuk dalam ekonomi internasional, teknologi bisnisnya akan menjadi kompleks, kerangka waktu untuk menetapkan keputusan juga semakin rimit, dan terdapat pula tekanan baik dari pesaing dan masyarakat.
·         Pengaruh ekonomi internasional. Perusahaan dengan berbagai ukuran, sekarang ini menjadi subjek bagi pengaruh ekonomi yang dating dari mana saja di seluruh dunia ini. Hal ini dapat dilihat dalam pengaruh pada nilai dolar US dalam perbandingannya dengan nilai mata uang asing yang mempunyai keseimbangan impor dan ekspor.
·         Meningkatnya kekompleksan teknologi. Kita dapat melihat contoh teknologi dalam bisnis setiap hari, yaitu bar code scanner yang ada pada supermarket, system reservasi pelabuhan udara yang menggunakan computer, mesin teller otomatis, dan closed-circuit television dalam garasi parkir. Terdapat banyak pula teknologi di balik layar yang tidak dapat kita lihat, misalnya robot yang digunakan dalam pabrik dan penyimpanan data pembelian otomatis, serta peralatan pendukung. Perusahaan menginvestasikan teknologi ini agar dapat bekerja maksimal dengan pengeluaran yang sedikit. Ia juga mengantisipasi tingkat pelayanan yang baik dengan karyawan yang sedikit.
·         Penyusunan kerangka waktu. Manajer harus bertindak secara tepat untuk merespon tekanan dari pelanggan, pesaing, dan pengendali stok. Setiap jengkal operasi bisnis bergerak dengan cepat sekarang ini dari pada yang terjadi sebelumnnya. Perwakilan penjualan melingkup ke seluruh wilayahnya dengan menggunakan jet, pesanan penjualan ditransmisikan ke kantor pusat melaui satelit,  dan pengiriman pesanan disampaikan pada hari itu juga.
·         Tekana pesaing. Keinginan untuk beroperasi dengan cara yang paling efisien telah diperkuat dengan meningkatnya pesaingan untuk mendapatkan dolar dari para pelanggan. Tekanan bukan saja berasal dari perusahaan domestic, namun juga oleh perusahaan di luar negeri.
·         Tekanan sosial. Tidak semua tekanan yang bersifat lingkungan merupakan ciri dari produksi, namun secara ironis, non produksi pun mengakibatkan tekanan yang bersifat lingkungan. Hal ini benar dalam kasus adanya ketidaksenangan dari masyarakat yang tidak menginginkan adanya produk atau jasa tertentu. Keputusan harus didasarkan pada factor ekonomi, demikian pula harus mempertimbangkan biaya sosial dan pembayaran gaji. Perencanaan perluasan, produk baru, tempat penjualan baru, dan tindakan lain yang mempengaruhi masyarakat local dan internasional harus dipertimbangkan agar tidak berdampak buruk bagi jangka waktu yang pendek namun jangka panjang.
\
b.      Keberadaan alat untuk memecahkan masalah
Sementara tugas manajer menjadi lebih kompleks, ada usaha untuk meningkatkan efektifitas dalam pemecahan masalah. Kesemuanya ini terpusat pada teknik kwantitatif dan peralatan elektronik, seperti computer. Selama tahun 1950-an, matematika tingkat lanjut digunakan untuk memecahksn masalah bisnis, biasanya dalam bidang manufaktur. Usaha awal ini disebut operation research (OR). Selama tahun 1960-an, istilah management science dikenal sebagai metode kwantitatif yang diterapkan dalam skala luas, misalnya dalam bidang keuangan dan marketing. Bertambahnya popularitas computer pada akhir tahun 1960-an dan 1970-an menyebabkan adanya usaha untuk memanfaatkan peralatan elektronik ini untuk perhitungan matematika. Sekarang, manajer dapat mengakses computer sentral dari terminal seperti mesin ketik. Di beberapa perusahaan, para manager mempunyai mikrokomputer sendiri atau micros. Biasanya, micros ini disambungkan ke computer sentral untuk membentuk jaringan pemecahan masalah yang terpadu.
Di dalam suatu perusahaan tidak memiliki manajer maka bisa dipastikan bahwa perusahaan tersebut akan bangkrut karena proses manajemen dalam perusahaan tersebut tidak berjalan, walaupun sumber daya alat dan infrastrukturnya legkap namun apabila tidak ada yang mengatur maka hal itu tidak akan ada artinya oleh karena itu peran manajer sangatlah penting.
Manajer yang hanya mau untuk menyuruh-nyuruh saja tanpa mau dikoreksi apalagi disalahkan bukan seorang manajer yang baik dan hal itu dapat menurunkan kualitas dan kinerja dari para bawahan yang dia bawahi dan akhirnya berdampak kepada keuntungan atau kelangsungan dari organisasi itu sendiri,agar perusahaan tidak menjadi korban dari hal tersebut maka perlu dipilih seorang manajer yang baik yang mampu mengatasi masalah dan memiliki ciri-ciri kepemimpinan yang komunikatif.
  1. Seorang manajer harus memahami identitas dan khususnya karakter dari bawahanya, misalnya kemampuan komunikasinya, keagresifan dalam bertanya, kadar emosi bawahanya, dan pengetahuan tentang suatu masalah,hal ini menjadi penting ketika manajer akan mendengarkan dan merespon usulan atau apresiasi yang disampaikan oleh bawahanya.
  2. Seorang manajer harus memahami apa yang disampaikan bawahan termasuk dalam hal isi dan tujuan penyampaian aspirasi,dengan semakin paham maka komunikasi akan semakin lancar sehingga tidak akan ada multitafsir yang akan menggaburkan komunikasi tersebut.
  3. Selalu fokus dan penuh perhatian kepada karyawan yang menyampaikan pesan atau aspirasi dan usahakan jangan memberikan kesan manajer melecehkan bawahanya hal ini penting untuk memberikan empati tinggi sehingga karyawan atau bawahan akan merasa diperhatikan dan dihargai atas usulanya.
Peranan Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi
a.       Tingkatan manajer
Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). Berikut ini adalah tingkatan manajer mulai dari bawah ke atas :
  1. Manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau mandor (foreman).
  2. Manajemen tingkat menengah (middle management), mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi.
  3. Manajemen puncak (top management), dikenal pula dengan istilah executive officer. Bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer), CIO (Chief Information Officer), dan CFO (Chief Financial Officer).

b.      Etika manajerial
Etika manajerial adalah standar perilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka. Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Griffin:
  1. Perilaku terhadap karyawan
  2. Perilaku terhadap organisasi
  3. Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya









KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa peran manajer dalam suatu perusahaan tidak memiliki manajer maka bisa dipastikan bahwa perusahaan tersebut akan bangkrut karena proses manajemen dalam perusahaan tersebut tidak berjalan, walaupun sumber daya alat dan infrastrukturnya legkap namun apabila tidak ada yang mengatur maka hal itu tidak akan ada artinya oleh karena itu peran manajer sangatlah penting.
Manajer yang hanya mau untuk menyuruh-nyuruh saja tanpa mau dikoreksi apalagi disalahkan bukan seorang manajer yang baik dan hal itu dapat menurunkan kualitas dan kinerja dari para bawahan yang dia bawahi dan akhirnya berdampak kepada keuntungan atau kelangsungan dari organisasi itu sendiri
Selain itu seorang manajer juga diharapkan bisa menjadi teman sekaligus sebagai orang tua dalam organisasi sehingga dengan keadaan seperti itu perkembangan organisasi bisa diciptakan dengan baik dan dapat mewujudkan apa yang menjadi visi dan misi dalam organisasinya. Dan dari itu semua seorang manager bisa membawa perusahaan itu menjadi lebih maju dan lebih baik lagi dengan ketegasan dan sifat pemimpin yang berwibawa serta dibantu karyawan-karyawannya yang setia bekerja untuk perusahaan yang sedang dijalankannya.







DAFTAR PUSTAKA



 


Senin, 01 Juli 2013

MAKALAH TENTANG ANALISIS KESUKSESAN "FUTSAL BAROKAH PERSADA"

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat dan karuniaNyalah saya diberi kesehatan dan kesempatan dalam menyelesaikan makalah yang berjudul 9 aspek kelayakan usaha “FUTSAL BAROKAH PERSADA”.
Kemudian tak lupa pula saya ucapkan banyak terima kasih kepada dosen mata kuliah kewirausahaan dan petunjuk beliaulah saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan perbaikan yang sedemikian.
Di dalam penyelesaian makalah ini penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca sehingga makalah ini dapat lebih disempurnakan lagi. Akhir kata penulis berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya. Aamiin.
Jakarta, juni 2013
Penulis










DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………..i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………..…….ii
BAB I PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang……………………………………………………………...……………..1
  2. Visi dan Misi………………………………………………………………………………2
BAB II PEMBAHASAN
  1. 9 Aspek Kelayakan Usaha………………………..………………………………………3
  2. Analisis Keberhasilan……………………………………………………………………..6
BAB III PENUTUP
KESIMPULAN…………………...……………………………………………………………….8
SARAN……………………………………………………………………………………………8

BAB I PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang

Belakangan ini hobi bermain futsal nampaknya semakin diminati dari mulai anak-anak hingga orang dewasa, dari kota besar hingga daerah. Lapangan futsal mulai menjamur di kota-kota besar di Indonesia. Selain menjaring banvak baru, juga menjadi lahan bisnis yang cukup menjajikan. Pertumbuhan bisnis futsal di Indonesia sangat signifikan, kalau boleh di bilang luar biasa. Bukan cuma di Jakarta, di Surabaya, Bandung, Medan, Palembang, Makasar, dan kota-kota besar lain. Lapangan futsal bermekaran laksana puspa di musim semi.
Futsal menjadi jawaban atas sempitnya lahan bermain di daerah perkotaan. Saat ini banyak lahan kosong dan lapangan olahraga lain yang berubah wajah menjadi lapangan futsal. Lapangan itu tidak hanya di miliki oleh Pemda melalui gedung-gedung olahraga (GOR), tapi makin hari makin banyak pula pengusaha yang mencoba terjun ke bisnis ini. Dan ini juga adalah salah satu jawaban untuk pengusaha-pengusaha baru yang ingin mencoba menekuni bisnis yang sangat menguntungkan dan bermanfaat bagi orang lain ini. Mempunyai bisnis futsal rata-rata akan melonjak dari tahun ketahun dan perubahan meningkat secara signifikan.
Futsal adalah cabang olah raga yang lagi trend sekarang, banyak orang ingin bermain futsal namun terkendala dengan tempat yang layak dan menjamin keselamatan.
Lapangan futsal “BAROKAH PERSADA” didirikan pada tahun 2010 oleh bapak M.Marzuki. Lapangan futsal ini beralamat di jalan raya SMP 126. Lapangan futsal ini memiliki lokasi yang sangat strategis yaitu dekat dengan sekolah-sekolah dan komplek. Ide dari pembangunan lapangan ini adalah tempat yang strategis dan di daerah itu belom ada tempat buat bermain futsal sehingga belom ada persaingan.





  • Visi dan Misi

Visi : Menjadikan futsal Barokah Persada sebagai lapangan futsal dengan fasilitas modern, lengkap dan menjamin keselamatan.

Misi :
  1. Menambahkan fasilitas free wi-fi dan menyediakan kamar mandi yang bersih dan nyaman.
  2. Menambahkan carpet vinile pada lapangan agar mengurangi dampak cidera bagi pemain futsal.
  3. Meminjamkan bola secara gratis bagi penyewa lapngan.
  4. Mengadakan perlombaan kompetisi futsal.
  5. Menyediakan lahan parkir yang luas.

















BAB II PEMBAHASAN

  1. 9 Aspek Kelayakan Usaha

  1. Peluang Usaha
Usaha futsal ini merupakan usaha baru karena lapangan futsal “BAROKAH PERSADA” belom membuka cabang. Usaha ini merupakan milik pribadi yang dikelola oleh bapak M.Maruki dan istri. Usaha ini didirikan pada tahun 2010.

  1. Pembiayaan
Biaya pembuatan lapangan futsal ini membutuhkan biaya yang besar sekitar Rp. 300.000.000,-. Dana yang dipeeroleh dari modal sendiri yang didapat dari orang tua bapak M.Maruki.

  1. Pemasaran
Berdasarkan analisis pemasaran yang ada, aspek pemasaran harus disesuaikan dengan target market yang akan kita bidik. Perlu diperhatikan empat aspek pemasaran yaitu 4 P:
Product
Produk / Jasa mencakup mutu, kemasan, layanan, rasa, purna jual yang disesuaikan dengan konsumen. Produk yang diberikan oleh “BAROKAH PERSADA” adalah sebuah jasa yang berupa tempat penyewaan lapangan bermain futsal.
Price atau Harga
Harga harus disesuaikan dengan target konsumen. Harga untuk konsumen yang berpenghasilan tinggi, menengan, atau bawah. Sesuaikan harga, produk dengan target konsumen. Harga yang diberikan oleh “BAROKAH PERSADA’’ cukup terjangkau untuk semua kalangan, hari biasa Rp. 85.000,-/jam sedangkan hari sabtu dan minggu Rp.100.000,-/jam.
Place = Tempat Menjual
Lokasi adalah salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Setiap usaha mempunyai kharakteristik tempat yang disesuaikan dengan jenis usaha dan target  konsumennya. Lokasi “BAROKAH PERSADA” cukup strategis. Yaitu dekat dengan sekolahan dan komplek perumahan.
Promosi
Promosi yang dilakukan adalah membagikan brosur atau bisa dari mulut ke mulut. Selain itu waktu pembukaan lapangan futsal ini memberikan diskon untuk pelanggan pertama.

  1. Kepemilikan
Kepemilikan usaha ini dimiliki oleh bapak M.Marzuki. yang dikelola bersama istrinya.

  1. SDM
Sumber Daya Manusia atau SDM merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha yang sangat penting. Banyak pakar yang menyadari bahwasanya untuk memulai usaha seringkali apabila kita merekrut pegawai yang tepat dan berpotensi sangat baik dapat menutup kelemahan manajemen, organisasi dan sistim dalam jangka pendek. Dengan SDM yang tepat maka kita sudah setengah jalan untuk menjadi sukses.

  1. Organisasi
Setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan organisasi yang baik untuk memastikan proses pemasaran yang berlangsung dengan baik. Sistem organisasi yang buruk akan mengakibatkan adanya pekerja yang tidak produktif karena pengawasan yang tidak efektif dan deskripsi pekerjaan yang tidak jelas, koordinasi dan komunikasi antar pegawai yang tidak efektif sehingga banyak keputusan yang terlambat, perekrutan pegawai yang tidak efektif sehingga banyak pegawai yang keluar masuk dan membuang banyak waktu dan biaya, pelatihan yang tidak baik sehingga produktivitas pegawai yang rendah dan masih banyak lagi permasalahan organisasi. BAROKAH PERSADA mempunyai 6 orang pegawai dan pegawai-pegawainya itu masih saudara sendiri.
  1. Kepemimpinan
BAROKAH PERSADA dipimpin oleh bapak M.Maruki. Dalam memulai usaha umumnya setiap calon entrepreneur akan mengalami banyak permasalahan dan krisis. Banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreativitas, kepemimpinan dan pembuatan keputusan yang tepat untuk mencari solusi yang baik. Kreativitas seperti “thinking outbox” atau kemampuan melakukan analisa permasalahan di luar pemahaman yang sudah ada dan mencari alternatif solusi yang kreatif akan sangat membantu usaha anda untuk berhasil. Kreativitas juga akan sangat membantu anda untuk menyesuaikan produk-produk anda agar dapat diterima oleh pasar dan juga melihat berbagai peluang dalam membangun usaha anda. Kepemimpinan sangat penting dalam krisis untuk membuat setiap pegawai dan semua orang yang terlibat dalam usaha.

  1. Evaluasi
  • Lingkungan pasar
Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat dan jalan menuju tempat produksi nyaman dan lokasi dekat dengan sekolah dan komplek perumahan.
  • Kondisi pasar
BAROKAH PERSADA memiliki fasilitas lengkap dan modern, selain itu ada kantin dan tempat parker yang luas.
  • Segmen pasar
  1. Remaja
  2. Pelajar
  3. Mahasiswa
  4. para penggila bola
  • Rencana pemasaran
Harga sewa lapangan :
Hari senin- jumat pukul 08.00-22.00 Rp. 85.000/jam
Hari sabtu dan minggu pukul 08.00-24.00 Rp. 100.000/jam


  • Sumber Modal
Modal Sendiri : Rp 300.000.000
  • Modal Investasi
Tanah seluas ( 5000 m²)
Bangunan seluas ( 4952 m²)
  • Aspek pasar
Aspek pasar lokasi futsal ini sangat strategis karena berdekatan dengan sekolahan dan kompleks perumahan dan didaerah itu belom banyak yang membuka usaha penyewaan lapangan futsal. Jadi persaingannya belom terlalu banyak.
  • Aspek teknis
BAROKAH PERSADA memberikan pelayanan yang baik agar para konsumen nyaman dengan pelayanan tersebut.
  • Aspek keuangan
Aspek yang paling penting dalam studi kelayakan usaha adalah perhitungan matematis untung rugi. Berapa modal yang dibutuhkan. Berapa biaya produksi, biaya promosi sehingga kita bisa menentukan harga jual yang kompetitif dengan memperjuangkan keuntungan yang diharapkan.
  1. Pengembangan usaha
Usaha futsal ini sedang dalam proses peningkatan kualitas dan kuantitas agar bisa membuka cabang dan bisa menjadikan lapangan futsal yang terbaik.

  1. Analisis Keberhasilan
  1. Kebutuhan pokok
Kehidupan pemilik futsal “BAROKAH PERSADA” sangat sederhana. Beliau tidak suka hidup bermewah-mewah. Rumahnya pun sederhana. Beliau juga ramah sama pegawai-pegawainya dan orang-orang.
  1. Hutang vs kartu kredit
Dalam usaha ini bapak M.Marzuki tidak meminjam uang untuk modal. Seluruhnya murni uang bapak M.Marzuki.
  1. Manfaat untuk orang lain
Manfaat usaha ini untuk orang lain adalah tempat bermain bola, karena di jaman sekarang sudah jarang lahan kosong buat bermain bola.
  1. Gaya hidup
Gaya kehidupan pemilik futsal “BAROKAH PERSADA” sangat sederhana. Beliau tidak suka gaya yang bermewah-mewahan. Beliau juga ramah terhadap semua orang.

















BAB III PENUTUP

KESIMPULAN
Menurut saya usaha futsal “BAROKAH PERSADA” dapat berkembang dan akan mencapai keberhasilan. Saya sangat yakin bahwa usaha ini akan maju dan terus berkembang karena dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kualitas dalam menjalankan setiap pekerjaan
SARAN
Mungkin inilah yang bisa saya sampaikan dalam penulisan malakah ini meskipun penulisan ini jauh dari sempurna minimal saya bisa memberikan informasi tentang kelayakan dalam berusaha. Masih banyak kesalahan dari penulisan makalah ini, karna saya hanya manusia yang tempatnya salah dan dosa dan saya juga butuh saran atau kritikan agar bisa menjadi motivasi untuk masa depan yang lebih baik daripada sebelumnya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah Kewirausahaan Bapak Budiman yang telah memberi saya tugas ini demi kebaikan sara sendiri dan untuk Negara dan bangsa.

7 Aspek Kelayakan Usaha

7 Aspek kelayakan usaha
  1. pasar dan pemasaran
    Awal Membuka Gerai Bakso Malang, untuk membuka sebuah gerai bakso di pinggir jalan besar bukanlah perkara mudah. Butuh modal dan persiapan. Cak Eko yang saat itu tidak mempunyai kemampuan dalam hal permodalan, tidak mau putus asa, (saat itu untuk biaya sewa pinggir jalan dan lainnya, harus memiliki uang 20 juta, karena saya tidak punya dana sebanyak itu saya cari tempat yang mau berbisnis dengan sistem bagi hasil,)kenangnya.
    Usahanya mencari tempat untuk berbagi hasil usaha baksonya, menemukan jalan keluar. Sebuah Pujasera di kawasan Bekasi minat untuk bekerjasama, hanya saja lantaran banyak usaha sejenis, mesti melalui proses seleksi terlebih dahulu.
    Setelah mencicipi bakso milik Cak Eko ini, pemilik Pujasera langsung menghubunginya dengan sistem bagi hasil sebesar 40-60 dari omset penjualan. (Saat itu saya belum tahu bagaimana komposisi ideal untuk sistem bagi hasil. Tawaran tersebut langsung saya ambil). Keputusannya mengambil penawaran Pemilik Pujasera tersebut didasari pemikirannya, segera mungkin membuka gerai pertama usaha Bakso Malang.
    Dalam menjalani usaha Bakso Malang di Pujasera ini, Cak eko mulai tertib administrasi. Berdasarkan pengalaman kegagalan usaha sebelumnya, ia tidak lagi mencampuradukan keuangannya. (Saya pisahkan uang pribadi dan uang hasil usaha. Hasilnya lumayan bagus, butuh waktu 6 bulan sudah bisa buka gerai bakso yang kedua dan ketiga).
    Saat ingin membuka cabang keempat, Cak Eko memutuskan untuk berkolaborasi dengan media. (Saya sejak lama ikut berbagai komunitas online dan kerap datang setiap ada kopi darat komunitas Tangan Di Atas (TDA).
  2. teknik dan teknologi modern
    cak eko menggunakan teknologi modern yaitu membuat bakso malang instan dan baksonya dibuat seperti nugget. Rasanyapun tak kalah sama dengan yang dihidangkam secara langsung diledai-kedai. semuanya ia buat instan, baik bakso maupun kuahnya. Komposisinya sudah dalam bentuk kering sehingga memanjakan mitra usaha dan memudahkan saat pengiriman.
  3. keuangan
    modal pertama Rp2,5 juta. Omset 1 cabang bervariasi ada yang 15jt sebulan, ada yang 30 juta sebulan bahkan yang tertinggi ada yang mencapai 120 juta perbulan.
  4. organisasi dan managerial
    Ia tidak sendirian. Kesuksesan yang diperolehnya ia bagikan ke orang lain. Dengan keyakinan pada kekuatan brand Cak Eko, ia pun menawarkan kerja sama kepada orang lain yang mau menjalankan waralaba bakso Malangnya itu. Bisnis waralaba ia mulai dengan cara menulis pengalaman bisnisnya ke sepuluh media massa. Cara ini mendatangkan hasil. Ia kebanjiran respon positif dari banyak kalangan. Mereka menawarkan kerja sama untuk menjalankan waralaba Bakso Malang Cak Eko di daerahnya masing-masing. Saat ini kedai baksonya telah diwaralabakan dengan prospek yang menguntungkan. Ia sendiri memiliki 4 gerai pribadi antara lain di Bekasi, Tamini Square, Surabaya, dan Sidoarjo.
    Selain manajemen keuangan, dalam berbisnis Cak Eko selalu memegang beberapa prinsip usaha. Ia pun membagi beberapa rahasia kesuksesan usahanya, antara lain rahasia kenikmatan bakso buatannya. Kenikmatan bakso Malang buatannya terletak pada bumbu rahasia yang komposisinya hanya diketahui keluarganya saja. Resep keluarga itulah yang membuat rasa bakso Cak Eko tak ada yang menandingi.
  5. lokasi, limgkumgan,dan budaya
    cak eko memiliki 15 gerai. Untuk memasok baksonya ke cabang-cabang yang tersebar di berbagai daerah, Cak Eko . ini memiliki tiga lokasi produksi yakni di Bekasi, Surabaya dan Sidoarjo.
  1. legalitas atau hukum
    Ide untuk berjualan bakso ini bermula ketika ia berada di Bandara Soekarno – Hatta saat ia melihat warung bakso yang begitu laris. Dari hal itulah yang membuat Cak Eko bersemangat untuk mulai merintis usaha kuliner bakso, apalagi ia juga memiliki hobi memasak saat SMA.
    Setelah ia mendapat rasa yang pas untuk baksonya, ia kemudian meminta teman – temannya untuk mencicipi bakso buatannya. Teman – temannya sangat menyukai bakso tersebut dan membuat ia semakin bersemangat.
  2. sosial, ekonomi
    Untuk tiap cabang minimal 4-6 orang. Jadi secara keseluruhan mencapai 350 - 400 tenaga kerja.


13 Pertanyaan tentang Usaha Bakso Malang Cak Eko

Nama : Dewi Nuririan Cahayani
Kelas : 2DA01
NPM : 41211961

  1. Kapan beliau mulai usahanya? Dimana? Apakah Dengan usaha yang sama?
  2. Apakah dia mengembangkan usahanya sebagai usaha mandiri?
  3. Sumber modal awal usahanya adalah dana sendiri atau dari luar? Berapakah jumlahnya!
  4. Dimana dia pada saat awal memasarkan produknya?
  5. Apakah dengan menjual produk yang sama?
  6. Siapa pemilik dari usaha tersebut pada saat awal dan pada saat sekarang?
  7. Apa bentuk kepemilikannya?
  8. Berapa tenaga kerja yang dipekerjakan saat awal hingga saat ini?
  9. Apakah ada system manajemen tertentu yang ditetapkan saat sekarang?
  10. Apakah ada orang yang ditunjuk sebagai ketua atau koordinator dalam kegiatan usaha? Bagaimana cara penunjuk ketua dan coordinator trsebut?
  11. Pernahkah ada prestasi yang dicapai oleh usaha tersebut?
  12. Menurut anda apakah usaha tersebut usaha sukses? Gunakan tujuh aspek kelayakan usaha!
  13. Apakah menurut anda akan bertahan lama dan berkembang? Jelaskan alasannya!
Jawab :
  1. Sejak tahun 1997 di Jakarta. Beliau memulai menggeluti 11 jenis usaha mulai dari multi level (MLM), agrobisnis jahe, bisnis pakaian muslim, catering, bisnis barang-barang kerajinan, dan sebagainya. Namun keuntungannya tidak seberapa , lalu Cak Eko pada tahun 2006 banting setir untuk masuk ke dunia kuliner, dengan membuka usaha bakso malang.
  2. Beliau tidak sendirian. Kesuksesan yang diperolehnya dibagikan ke orang lain. Dengan keyakinan pada kekuatan brand Cak Eko, ia pun menawarkan kerja sama kepada orang lain yang mau menjalankan waralaba bakso malangnya itu. Bisnis waralaba ia mulai dengan menulis pengalaman bisnisnya ke 10 media masa. Cara ini mendatangkan hasil. Ia kebanjiran respon positif dari banyak kalangan. Mereka menawarkan kerja sama untuk menjalankan waralaba bakso malang Cak Eko didaerahnya masing-masing.
  3. Kedai pertamanya dibuka dengan modal awal sebesar Rp. 2.500.000,-. Omzet penjualan rata-rata di gerainya setiap hari mencapai sekitar Rp. 5.000.000,- sampai Rp. 15.000.000,-. Total gerai diseluruh Indonesia saat ini sebanyak 101 buah yang tersebar di 27 kota. Dengan jumlah gerai sebanyak itu pendapatan bersihnya mencapai Rp. 100.000.000,- / bulan.
  4. Kedai bakso malang didirikan di sebuah foodcourt di Jatiwarna, Pondok Gede, Bekasi.
  5. Selai bakso malang cak eko, membuat juga soto ayam kampoeng suroboyo “jolali”, ayam & bebek goring sambel bledeg “cak tri”, bakmi jogya mbah tarmo, pecel pincuk madiun srimping dan cendhol desa.
  6. Henky Eko Sriyantono, pria berusia 36 tahun. Sang insinyur teknik sipil.
  7. Bentuk kepemilikannya adalah
  8. Cak eko memperkerjakan 4-5 orang disetiap gerai di seluruh kota.
  9. Manajemen keuangan dalam berbisnis Cak Eko selalu memegang beberapa prinsip uasaha. Ia pun membagi beberapa rahasia kesuksesan usahanya, antara lain rahasia kenikmatan bakso buatannya. Kenikmatan bakso m,alang buatannya terletak pada bumbu rahasia yang di komposisinya hana diketahui oleh keluarganya saja. Selain itu, dalam menjalankan usaha pemilik tidak boleh terlalu mudah tersulut dengan kenaikan harga, karena daya beli masyarakat, belum tentu meningkat. Sedangkan untuk mengatasi competitor, menurut Cak Eko yang utama adalah diferensiasi produk. Kualitas produk harus tetap di jaga. Produk usaha haruslah unik dan pengusaha harus senantiasa berinovasi terutama dalam hal promosi.
  10. Ada yaitu cak Eko sendiri sebagai coordinator usaha bakso malang tersebut.
  11. Gerai baksonya sudah menjadi salah satu waralaba berprospektif dan meraih berbagai penghargaan.
  • Tahun 2009 = pemilik dan pendiri waralaba bakmi jogja mbah tarmo
  • Tahun 2008 =
  • pemenang I wirausaha muda katagori mahasisa program pasca sarjana dan alumni
  • the best in business prospect Indonesia franchice
  • pemenang I bisnisindonesia young entrepreneur award
  • Tahun 2007 =
  • indonesian small medium business entrepreneur award dari menkop dan ukm
  • indonesian innovative creatie award 2007 dari menteri koperasi dan ukm , menakertrans & menprin
Lain – lain
  • Tahun 2008- sekarang pemilik dan pendiri wwaralaba ayam & bebek goring sambel
  • Tahun 2007-sekarang pemilik & pendiri walaraba soto ayam kampoeng soroboyo jolali
  • Tahun 2006-sekarang pemilik & pendiri walaraba bakso malang cak eko

  1. Aspek kelayakan usaha
  1. Aspek pasar dan pemasaran adalah rencana pemasaran output yang dihasilkan oleh proyek dan rencana penyediaan input.
  2. Aspek teknis adalah aspek teknis yang dibuat dengan jelas agar teknisnya dapat dianalisis secarav tepat.
  3. Aspek keuangan adalah aspek yang tujuannya menghasilkan benefit dan profit.
  4. Aspek institutional, organisasional, manajerial adalah badan pelaksana badan bentuk organisasi yang sistem pengelolaannya dari usaha yang direncanakan.
  5. Aspek lingkungan adalah analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) yang sangat berpengaruh terhadap lingkungan baik positif maupun negative.
  6. Aspek legalitas adalah aspek yang tidak bertentangan dengan kebijakan pemerintah dan hukum.
  7. Aspek social dan ekonomi adalah aspek yang digunakan dalam proyek besar yang direncanakan dalam hal ekonomi.
  1. Iya dapat bertahan lama, karena Gerai baksonya sudah menjadi salah satu waralaba berprospektif dan meraih berbagai penghargaan.